Maple Girl

It's my blog, It's my world

“Hari … Nasional”

on October 21, 2013

Tanggal 2 Oktober kemarin diperingati sebagai hari batik nasional. Sedikit ketinggalan memang, tapi boleh dong saya memberikan sedikit opini di sini.Image

Anda sah-sah saja menganggap saya gaptek (gagap teknologi) atau gak gaul karena saya kurang update berita di jejaring sosial. Tapi setidaknya, saya tetap update berita di televisi atau koran kok. Meskipun ternyata saya sadari, informasi yang ada di jejaring sosial lebih update dibandingkan berita di televisi. Gak heran disaat semua orang sudah berlomba-lomba mengucapkan “Selamat Hari Batik Nasional”, saya justru baru tahu siang harinya saat melihat berita tentang ulasan hari batik.

ImageImage

Yang namanya peringatan, haruskah dirayakan? Seperti halnya dengan peringatan hari batik ini, haruskah kita memakai baju batik pada tanggal tersebut? Saya rasa tidak. Mmm, anda boleh menilai saya acuh, cuek, gak punya rasa nasionalisme , dan lain-lainnya… Tapi eits, what’s your reason?? Karena saya tidak memakai baju batik di hari batik nasional, jadi saya langsung di cap tidak punya rasa nasionalisme begitu? Oke kalau begitu, coba kita pikir lagi. Mending pakai batik hanya setahun sekali biar dipuji orang, atau memakai batik seminggu sekali karena stok kemeja kuliah terbatas? Pilihan yang kedua tentu tidak menimbulkan pujian seperti pilihan pertama, bukan? Tapi kalau anda adalah orang bijak, anda tidak akan men-judge orang-orang seperti saya sebagai orang yang tidak peduli dengan kekayaan budaya bangsa.

Hampir serupa dengan peringatan hari batik, ketika hari bumi, banyak pihak-pihak yang gencar mensosialisasikan earth-hour yang berarti selama satu jam mematikan arus listrik di rumah. Memang sih dengan begitu dapat membantu mengurangi global warming yang hingga saat ini masih menjadi isu hangat, tapi percuma juga kalau satu jam tersebut hanya dilakukan saat peringatan saja, sedangkan di waktu lain seolah hilang ingatan dengan apa yang sudah dia lakukan saat peringatan hari bumi. Seingat saya, belum pernah saya melakukan earth-hour tersebut pada saat peringatan hari bumi. Mau bagaimana lagi? Saya membutuhkan earth-hour tersebut untuk mengerjakan laporan dan tugas kuliah yang dikejar deadline. Tapi bukan berarti juga saya tidak peduli dengan bumi yang semakin memanas ini. Sebagai gantinya, saya selalu berusaha menghemat listrik seperti meminimalisasi penggunaan lampu, menghemat air (bukan berarti mandi sehari sekali lho ya), tidak menyalakan kipas angin apalagi AC bila panasnya tidak mencapai 390C, hehehe :P, sampai mematikan mesin kendaraan saat di lalu lintas.

Hari peringatan sebenarnya diadakan agar kita ingat, ya walaupun beberapa orang sering hilang ingatan setelahnya 😛 , tetapi bukan berarti kemudian di hari peringatan tersebut kita melakukan apa yang dianggap orang sedang menjadi trend. Sama seperti hari kasih sayang, kenapa kasih sayang hanya diberikan pada tanggal 14 Februari kalau setiap hari bisa dijadikan sebagai hari kasih sayang? Ya tho? Nah, coba deh bersikap bijak dengan tidak men-judge orang yang tidak memakai hari batik pada tanggal 2 Oktober atau tetap menyalakan laptop meskipun peringatan hari bumi, oke! 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: